Bupati Andi Rudi Latif Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul di Tanah Bumbu

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 00:27 68 kalselterkini

TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) serta Haul Hj. Wardatul Wartiah (Ibunda H. Syamsuddin Andi Arsyad), Kamis (1/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

Haul akbar tersebut menghadirkan penceramah nasional Ustadz Abdul Somad (UAS) yang menyampaikan tausiyah penuh hikmah dan menggugah semangat keimanan serta kebersamaan umat.

Ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu dan sekitarnya memadati halaman Masjid Agung Al-Falah hingga meluber ke ruas jalan sekitar masjid. Antusiasme masyarakat mencerminkan tingginya kecintaan umat terhadap kegiatan keagamaan dan para ulama.

Kegiatan ini turut dihadiri keluarga besar Andi Syamsuddin Arsyad, tokoh masyarakat, alim ulama, serta para habaib. Suasana khidmat telah terasa sejak awal acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat Nabi, dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj dan haul para ulama merupakan momentum penting untuk memperkuat ukhuwah islamiyah serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dan para ulama.

“Peringatan Isra Mi’raj dan haul ini menjadi sarana mempererat persaudaraan umat sekaligus menguatkan nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Semoga nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dan para ulama senantiasa membimbing kehidupan kita,” ujar Bupati.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) yang disambut antusias oleh ribuan jamaah. Dalam tausiyahnya, UAS menekankan bahwa esensi peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah shalat.

“Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan, tetapi perintah langsung dari Allah tentang shalat. Jika shalat kita baik, maka hidup kita akan baik. Jangan tinggalkan shalat dalam kondisi apa pun,” tegas UAS di hadapan jamaah.

Selain itu, UAS juga mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua dan menghormati guru.

Menurutnya, haul bukan hanya mengenang jasa para ulama dan orang tua yang telah mendahului, tetapi juga menjadi sarana mendoakan mereka sekaligus menanamkan nilai keteladanan kepada generasi penerus.

kalselterkini

Kalsel Terkini adalah media online dari Kalimantan Selatan yang memberikan informasi berkelas

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA